
Jakarta –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengatakan terdapat 14 pabrik pakan ternak berdiri di Banten. Pemprov Banten pun menargetkan panen jagung pada tahun 2026 sebanyak 52.000 ton pipil kering.
Gubernur Banten Andra Soni ingin agar Banten menjadi daerah swasembada dan produsen utama jagung nasional. Ia berharap agar jagung dari Banten bisa memenuhi kebutuhan industri dan pertanian di daerah sendiri.
“Minimal untuk kebutuhan sendiri,” ucapnya, pada acara Gerakan Tanam Jagung Hibrida Poktan Mekarjaya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Provinsi Banten harus memperkuat pertanian maupun peternakan untuk memasok kebutuhan aglomerasi Jakarta. Kedekatan jarak Banten dengan wilayah aglomerasi bisa memangkas biaya angkutan atau logistik, sehingga bisa menjadi daya saing produk pertanian dan peternakan.
“Kalau menjadi pemasok produk ke daerah aglomerasi, secara jarak dan biaya logistik kita diuntungkan,” ucapnya.
Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Bupati, Wali Kota, serta para pengembang atau developer untuk pemanfaatan lahan-lahan kosong. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemilik lahan yang mengizinkan tanahnya dipakai untuk pertanian.
“Apresiasi atas pemanfaatan lahan kosong untuk tanam jagung dan pangan lainnya. Terima kasih kepada pemilik lahan yang telah memberikan izin lahannya untuk digunakan. Terima kasih kepada Polda Banten yang menggugah kita untuk tanam jagung,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Nasir, menyebut pemerintah daerah akan terus meningkatkan kontribusi nasional untuk ketahanan pangan termasuk wilayah Banten.
“Bukan saja padi, tetapi termasuk juga jagung. Provinsi Banten juga mulai mengembangkan tebu,” jelasnya.
Menurutnya, Provinsi Banten sendiri saat ini ada 14 pabrik pakan ternak yang membutuhkan 4.000 ton jagung per hari. Didukung oleh Kementerian Pertanian, Pemprov Banten bersama petani dan para pihak akan mengembangkan 9.000 hektare lahan kosong untuk ditanami jagung.
“Target produksi yang kita harapkan 52.000 ton jagung pipil kering,” ungkapnya.
(aik/dek)
